Teheran (ANTARA News/AFP) - Iran menjatuhkan hukuman penjara lebih dari delapan tahun pada seorang aktivis mahasiswa ternama atas tuduhan melawan keamanan dan menghina para pemimpin republik Islam, kata pengacaranya, Rabu.
Majid Tavakoli ditangkap pada 7 Desember selama protes anti-pemerintah di kampus pada peringatan tahunan Hari Pelajar.
Kantor berita resmi IRNA mengatakan, Tavakoli berusaha meninggalkan Universitas Amir Kabir, Teheran, dengan "menyamar sebagai wanita", yang menyulut kampanye dunia maya oleh para pendukung pria oposisi yang memakai kain penutup kepala sebagai solidaritas dan menyerukan pembebasannya. selengkapnya..
Majid Tavakoli ditangkap pada 7 Desember selama protes anti-pemerintah di kampus pada peringatan tahunan Hari Pelajar.
Kantor berita resmi IRNA mengatakan, Tavakoli berusaha meninggalkan Universitas Amir Kabir, Teheran, dengan "menyamar sebagai wanita", yang menyulut kampanye dunia maya oleh para pendukung pria oposisi yang memakai kain penutup kepala sebagai solidaritas dan menyerukan pembebasannya. selengkapnya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar