Foto: Soeharto (reuters) Jakarta - DetikNews. Sepak terjang penembak misterius (petrus) pernah sangat ditakuti di era 1980-an. Saat itu, para penembak yang diduga aparat keamanan bergerak menangkapi para preman dan penjahat, tanpa melalui prosedur hukum. 99 Persen korban yang diculik Petrus tewas mengenaskan. Mayatnya sengaja dibuang di keramaian agar menjadi shock terapi bagi pelanggar hukum. selengkapnya
Tampilkan postingan dengan label Intermezo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Intermezo. Tampilkan semua postingan
19 Nov 2011
Soeharto Sebut Benny Moerdani Dalang Petrus
Foto: Soeharto (reuters) Jakarta - DetikNews. Sepak terjang penembak misterius (petrus) pernah sangat ditakuti di era 1980-an. Saat itu, para penembak yang diduga aparat keamanan bergerak menangkapi para preman dan penjahat, tanpa melalui prosedur hukum. 99 Persen korban yang diculik Petrus tewas mengenaskan. Mayatnya sengaja dibuang di keramaian agar menjadi shock terapi bagi pelanggar hukum. selengkapnya
27 Mar 2011
Pentagon: Serangan Terus Gempur Libya
Washington (ANTARA News/AFP) - Serangan pimpinan Barat di Libya berlanjut Sabtu (26/3) dengan 160 serangan, dibandingkan sehari sebelumnya dengan sebanyak 153 misi, demikian pernyataan departemen pertahanan Amerika Serikat (AS, Pentagon).
Dua-pertiga serangan, yakni sebanyak 96 kali, melibatkan serangan udara dan sisanya buat penerapan zona larangan terbang, demikian data yang diperoleh dalam 24 jam sampai Sabtu, pukul 19:30 GMT (Ahad, pukul 02:30 WIB), dan disiarkan oleh Departemen Pertahanan AS.
Penerapan zona larangan terbang dalam beberapa hari mendatang akan diserahkan kepada NATO, sementara perlindungan warga sipil, yang meliputi serangan darat terhadap pasukan Libya, akan dilakukan oleh pasukan koalisi internasional. selengkapnya
Alice At Heart
28 Okt 2010
Jurus Google Melindungi Pengguna Internet
Jakarta - Wicak Hidayat - detikinet - Kunjungan ke berbagai situs internet seringkali dimulai dari pencarian di Google. Sebagai 'gerbang pertama', Google punya cara untuk menjamin keamanan penggunanya.
Metode yang dilakukan Google dibeberkan dalam SecTor 2010, sebuah konferensi keamanan yang digelar di Toronto, Kanada. Seperti dikutip detikINET dari SearchSecurity, Kamis (28/10/2010), metode itu melibatkan algoritma proprietary dari sang raja pencarian.
Algoritma Google digunakan untuk mencari situs yang melakukan penyebaran program jahat dan juga situs yang telah terinfeksi kode berbahaya. Fabrice Jaubert, dari tim Antimalware di Google, mengatakan proses itu sukses menemukan dan memblokir jutaan situs jahat. selengkapnya
Garis Keras Israel Bikin Ulah
(ANTARAGrafis/Ardika)
Ratusan polisi menembakkan gas air mata dan granat untuk membubarkan para pemuda Arab yang marah dengan membakar ban-ban dan melemparkan batu-batu dalam protes menjelang unjuk rasa kelompok garis keras Israel di kota mereka.
Ketegangan meningkat ketika sekitar 20 pengunjuk rasa Israel turun ke jalan untuk melakukan protes menyerukan pelarangan terhadap sayap radikal Gerakan Islam Israel, yang dipimpin ulama Sheikh Raed Salah.selengkapnya
25 Okt 2010
PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN AGAMA TAHUN 2010
PENGUMUMAN Nomor : BII/I-a/Kp.00.3/15774/2010 TENTANG PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN AGAMA TAHUN 2010 |
| Kementerian Agama Republik Indonesia membuka kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dengan ketentuan dan persyaratan sebagai berikut : |
| I. CARA MENDAFTAR |
|
| II. PERSYARATAN UMUM |
|
| III. WAKTU PENDAFTARAN |
| Waktu pendaftaran pelamar melalui website/internet tanggal 25 Oktober 2010 sampai dengan tanggal 3 November 2010. |
| IV. KETENTUAN LAIN |
|
| Jakarta, 22 Oktober 2010 PANITIA PENGADAAN CPNS KEMENTERIAN AGAMA RI K E T U A, |
Pasukan Israel Tembakkan 308 Peluru di Kapal Bantuan Tujuan Gaza
kapal Mavi Marmara/ilustrasi
Dalam babak kedua kesaksian di depan komisi penyelidik, Letnan Jendral Gabi Ashkenazi menekankan bahwa pembunuhan sembilan orang Turki pro-Palestina oleh angkatan laut Israel di kapal Mavi Marmara tidak bisa dihindarkan. selengkapnya
21 Jan 2010
Nenek Moyang Eropa dari Timur Tengah?
Washington (ANTARA News/Reuters) - Para penakluk yang menyebarkan benih mereka di seluruh Eropa pada jaman dulu adalah petani makmur yang mengimpor keterampilan mereka dari Timur Tengah, kata beberapa peneliti pekan ini.
Satu studi mengenai kromosom Y --yang dengan peluang sangat kecil diwariskan dari ayah ke anak-- menunjukkan bahwa para pria Eropa adalah keturunan dari penduduk yang berpindah ke Eropa 10.000 tahun lalu dari Segi Tiga Subur" --yang membentang dari Mesir ke seluruh Timur Tengah sampai Irak saat ini.
"Barangkali, saat itu, tampaknya lebih menarik untuk menjadi petani," kara Dr. Patricia Balaresque dari Univesity of Leicester, Inggris, dalam satu pernyataan.
Para peneliti tersebut mempelajari DNA dari 2.574 orang dari seluruh Eropa, dan melaporkan di jurnal Public Library of Science, PLoS Biology, yang tersedia dengan alamat http://www.plosbiology.org/article/info%3Adoi%2F10.1371%2Fjournal.pbio.1000285.
Karena kromosom Y berubah sangat sedikit dari satu generasi ke generasi berikutnya, maka semua perubahan dapat dicatat dengan mengukut mutasi genetika secara acak.
"Jam molekul" itu memberi gambaran mengenai penyebaran genetika di seluruh Eropa dari Timur Tengah, tempat pertanian berasal.
"Kami memusatkan perhatian pada garis keturunan kromosom Y yang paling umum di Eropa, yang dibawa oleh sebanyak 110 juta pria," kata Balaresque.
"Itu mengikuti satu alur dari tenggara ke barat-laut, dan mencapai hampir 100 persen frekuensi di Irlandia. Kami meneliti bagaimana garis keturunan terbagi, seberapa beragam garis tersebut di berbagai tempat yang berbeda di Eropa, dan seberapa tua garis itu," katanya.
Lebih dari 80 persen kromosom Y Eropa tampaknya telah bersumber dari Timur Tengah.
Beberapa studi terpisah mengenai DNA mitochondrial, yang diwarisi nyaris tak tersentuh dari ibu ke anak perempuan, menunjukkan kebanyakan perempuan adalah keturunan dari para pemburu yang mendominasi Eropa selatan setelah Jaman Es.
Satu studi yang disiarkan pada 2003 mendapati bahwa 1 dari 12 pria di Asdia membawa satu versi kromosom Y yang berasal dari Mongolia hampir 1.000 tahun lalu --dan beberapa peneliti mengatakan kromosom tersebut tampaknya disebarkan oleh penggembala Mongol yang melakukan penaklukan.
Temuan itu menunjukkan suatu pencampuran yang menarik yang berlangsung di Eropa pada jaman awal dan patut mendapat penelitian genetika lebih lanjut, kata Balaresque.
"Buat kami, ini menunjukkan keuntungan reproduksi bagi pria petani dibandingkan dengan pria pemburu dari suku asli selama peralihan dari perburuan dan pertemuan, ke pertanian," katanya.(*)
Satu studi mengenai kromosom Y --yang dengan peluang sangat kecil diwariskan dari ayah ke anak-- menunjukkan bahwa para pria Eropa adalah keturunan dari penduduk yang berpindah ke Eropa 10.000 tahun lalu dari Segi Tiga Subur" --yang membentang dari Mesir ke seluruh Timur Tengah sampai Irak saat ini.
"Barangkali, saat itu, tampaknya lebih menarik untuk menjadi petani," kara Dr. Patricia Balaresque dari Univesity of Leicester, Inggris, dalam satu pernyataan.
Para peneliti tersebut mempelajari DNA dari 2.574 orang dari seluruh Eropa, dan melaporkan di jurnal Public Library of Science, PLoS Biology, yang tersedia dengan alamat http://www.plosbiology.org/article/info%3Adoi%2F10.1371%2Fjournal.pbio.1000285.
Karena kromosom Y berubah sangat sedikit dari satu generasi ke generasi berikutnya, maka semua perubahan dapat dicatat dengan mengukut mutasi genetika secara acak.
"Jam molekul" itu memberi gambaran mengenai penyebaran genetika di seluruh Eropa dari Timur Tengah, tempat pertanian berasal.
"Kami memusatkan perhatian pada garis keturunan kromosom Y yang paling umum di Eropa, yang dibawa oleh sebanyak 110 juta pria," kata Balaresque.
"Itu mengikuti satu alur dari tenggara ke barat-laut, dan mencapai hampir 100 persen frekuensi di Irlandia. Kami meneliti bagaimana garis keturunan terbagi, seberapa beragam garis tersebut di berbagai tempat yang berbeda di Eropa, dan seberapa tua garis itu," katanya.
Lebih dari 80 persen kromosom Y Eropa tampaknya telah bersumber dari Timur Tengah.
Beberapa studi terpisah mengenai DNA mitochondrial, yang diwarisi nyaris tak tersentuh dari ibu ke anak perempuan, menunjukkan kebanyakan perempuan adalah keturunan dari para pemburu yang mendominasi Eropa selatan setelah Jaman Es.
Satu studi yang disiarkan pada 2003 mendapati bahwa 1 dari 12 pria di Asdia membawa satu versi kromosom Y yang berasal dari Mongolia hampir 1.000 tahun lalu --dan beberapa peneliti mengatakan kromosom tersebut tampaknya disebarkan oleh penggembala Mongol yang melakukan penaklukan.
Temuan itu menunjukkan suatu pencampuran yang menarik yang berlangsung di Eropa pada jaman awal dan patut mendapat penelitian genetika lebih lanjut, kata Balaresque.
"Buat kami, ini menunjukkan keuntungan reproduksi bagi pria petani dibandingkan dengan pria pemburu dari suku asli selama peralihan dari perburuan dan pertemuan, ke pertanian," katanya.(*)
Langganan:
Postingan (Atom)